Selamat “Berpikir” Kebaruan!

Selamat “Berpikir” Kebaruan!

Esensi dari pergantian waktu, adalah cara berpikir. Karena, jika kita lihat di luar: pagi, siang, malam, semua tetap sama, tiada berbeda. Mengikuti rutinitas fase-fase yang telah digariskan. Hal yang membedakan antara satu waktu dengan waktu yang lain, adalah cara berpikir kita.

Sebagian orang mencoba untuk memperingati pergantian tahun. Beberapa saya lihat mengunggah di media sosialnya tentang ekspektasi, kontemplasi, bahkan tentang perencanaan kehidupan di waktu-waktu selanjutnya. Kenapa hal itu bisa terjadi?

Bisa jadi karena pergantian tahun dianggap sebagai momentum untuk menggariskan batas, “apa yang sudah dilakukan, apa yang belum dilakukan.”

Sebenarnya, sekali lagi, in hanya shifting cara berpikir. Dan, dari momentum ini terlihat sejauh mana kecepatan kita untuk menggariskan momentum.

Bila ukuran perubahan bisa digariskan setiap tahun, Bagaimana bila kita coba untuk rubah standarnya menjadi setiap hari? Hal ini lebih efisien dan produktif. Bahkan, akselerasinya pun, tentu lebih besar.

Selamat mengambil momentum, merencanakan, dan menguatkan fase-fase produktivitas kita.

Semangat menghabiskan “jatah gagal” dan lekas untuk menjemput sukses di depan mata.

Tinggalkan komentar